Bagian 4 β Hardening Dasar Β· Langkah 16 dari 38
Firewall Dasar dengan UFW
Pagar depan server: tutup semua pintu, buka hanya yang perlu.
Kenapa firewall bukan opsional
Bayangkan server-mu gedung dengan ratusan pintu (port 0β65535). Setiap service yang berjalan membuka satu pintu. Tanpa firewall, kalau suatu hari ada service yang tak sengaja membuka port aneh (database tanpa password, misalnya), seluruh dunia bisa masuk. Firewall menolak koneksi masuk di level jaringan berdasarkan aturan β termasuk untuk service yang lupa kamu sadari sedang jalan.
ufw = Uncomplicated Firewall β frontend ramah dari firewall sungguhan Linux (nftables/iptables). Filosofia desainnya persis untuk pemula: default-nya tolak semua koneksi masuk, izinkan semua koneksi keluar.
Urutan aman β jangan sampai mengunci diri sendiri
$sudo ufw allow sshbuka port 22 (layanan bernama 'ssh' sudah terdaftar di /etc/services)
$sudo ufw enablenyalakan β konfirmasi 'Proceed with yes?' ketik y
$sudo ufw status verboselihat aturan aktif
Setelah enable, tutup sesi SSH-mu (exit) lalu koneksi ulang dari PowerShell β kalau masih bisa masuk, konfigurasi firewall-mu sehat. Uji juga sisi deny: dari host, Test-NetConnection 192.168.1.xx -Port 80 β seharusnya TcpTestSucceeded : False (belum ada yang listen pun, firewall menolak lebih dulu).
Rule lain yang akan kamu pakai nanti: sudo ufw allow 80 dan sudo ufw allow 443 saat web server siap. sudo ufw delete allow 80 untuk menghapus. sudo ufw reset kalau ingin mulai dari nol.
β Tanda berhasil β centang kalau sudah kamu lihat/buktikan sendiri
Tombol βlanjutβ terbuka setelah semua tercentang β bukan hukuman, tapi jaring pengaman: pastikan step ini benar-benar beres sebelum menumpuk step berikutnya di atasnya.
Lagi bermasalah?
Terlanjur enable sebelum allow ssh, sekarang terkunci!
Tenang β ini VM, kamu punya akses fisik. Buka jendela VirtualBox (yang memang tidak lewat jaringan), login, lalu: sudo ufw allow ssh. Sesi SSH akan hidup lagi. Sisa pelajaran: inilah alasan urutan rule-then-enable ditekankan.