β–šServer Journey

Bagian 6 β€” Expose ke Internet dengan Cloudflare Tunnel Β· Langkah 25 dari 38

Setup Domain & Hubungkan ke Cloudflare

Dari beli domain sampai nameserver aktif di Cloudflare β€” panduan klik demi klik.

Tiga pihak yang harus kamu kenal

Sebelum menyentuh dashboard mana pun, pahami dulu siapa melakukan apa β€” ini sumber kebingungan #1 pemula:

PihakPeranContoh
RegistrarTempat kamu BELI/SEWA domain (bayar tahunan). Setelah beli, kamu bisa mengarahkan nameserver ke mana saja.Niagahoster, Domainesia, IDCloudHost, Namecheap, GoDaddy, Cloudflare Registrar
CloudflareManajer DNS (buku telepon) + proteksi DDoS + CDN + SSL gratis. Dia yang menjawab 'IP-nya domain ini apa?' ke seluruh dunia.dash.cloudflare.com
Server / PlatformTempat aplikasi berjalan. Bisa VM sendiri (lewat tunnel), VPS, atau platform seperti Vercel/Netlify.VM-mu, DigitalOcean, Vercel, Railway
Analogi: Registrar = kantor pencatatan nama toko. Cloudflare = satpam + papan petunjuk arah di depan toko. Server = toko fisiknya sendiri. Kamu beli nama di Registrar, lalu bilang 'yang pegang papan petunjuk arah saya adalah Cloudflare' β€” itu delegasi nameserver.

Langkah 1 β€” Beli domain (jika belum punya)

Pilih registrar mana saja β€” yang penting domainnya sudah jadi milikmu. Beberapa opsi populer:

  • Cloudflare Registrar (dash.cloudflare.com β†’ Domain Registration β†’ Register Domain) β€” harga modal (tanpa markup), langsung terintegrasi, nameserver otomatis Cloudflare. Paling sedikit langkahnya.
  • Registrar Indonesia (Niagahoster, Domainesia, IDCloudHost) β€” pilihan lokal, bayar via bank transfer/e-wallet. Domain .my.id / .co.id murah, cocok untuk belajar.
  • Registrar internasional (Namecheap, Porkbun, GoDaddy) β€” banyak promo tahun pertama, bayar via kartu.
Untuk belajar, domain .my.id sering harga Β±Rp 10.000–15.000/tahun di registrar Indonesia β€” paling murah. Kalau beli langsung di Cloudflare Registrar, nameserver langsung otomatis aktif dan kamu bisa skip Langkah 3.

Langkah 2 β€” Buat akun Cloudflare & tambahkan domain

  1. Buka dash.cloudflare.com β†’ Sign Up (gratis).
  2. Setelah login, klik "Add a Site" (atau "Add a Domain") di halaman utama.
  3. Ketik nama domain-mu (misal domainmu.com atau domainmu.my.id) β†’ klik Add site.
  4. Pilih paket Free (gratis, sudah lebih dari cukup) β†’ klik Continue.
  5. Cloudflare akan scan DNS record yang sudah ada (kalau domain baru, biasanya kosong). Klik Continue.
  6. Cloudflare menampilkan 2 nameserver yang harus kamu set di registrar. Contoh: ana.ns.cloudflare.com dan lee.ns.cloudflare.com. CATAT atau screenshot kedua nama ini.

Langkah 3 β€” Ganti nameserver di registrar

Ini langkah paling krusial: kamu memberitahu dunia 'yang memegang buku telepon domain saya sekarang adalah Cloudflare'. Caranya berbeda tiap registrar, tapi polanya selalu sama:

  1. Login ke panel registrar tempat kamu beli domain.
  2. Cari menu Domain Management / Kelola Domain β†’ pilih domain-mu.
  3. Cari bagian Nameservers (kadang di tab DNS, kadang di 'Change Nameservers' atau 'Custom NS').
  4. Ganti dari nameserver default registrar ke 2 nameserver Cloudflare yang tadi kamu catat. Hapus yang lama, isi yang baru.
  5. Simpan perubahan.
RegistrarLokasi menu Nameserver
NiagahosterMember Area β†’ Domain β†’ Kelola β†’ Overview β†’ Ubah Nameserver
DomainesiaClientarea β†’ Domains β†’ domain kamu β†’ Nameservers
NamecheapDashboard β†’ Domain List β†’ Manage β†’ Nameservers β†’ Custom DNS
GoDaddyMy Products β†’ DNS β†’ Nameservers β†’ Change β†’ Enter my own nameservers
Cloudflare RegistrarOtomatis β€” tidak perlu ganti apa-apa! πŸŽ‰

Langkah 4 β€” Tunggu propagasi & verifikasi

Setelah menyimpan, propagasi nameserver butuh waktu β€” bisa 5 menit, bisa 24 jam (biasanya 15–60 menit). Selama menunggu:

  • Cek status di dashboard Cloudflare β†’ domain-mu β†’ kalau sudah berubah dari 'Pending Nameserver Update' ke 'Active', selesai.
  • Verifikasi dari terminal: nslookup -type=ns domainmu.com 8.8.8.8 β€” kalau jawaban menampilkan nama *.ns.cloudflare.com, nameserver sudah tersebar.
  • Kalau sudah lewat 24 jam dan belum Active: kemungkinan besar typo saat menyalin nameserver, atau registrar belum memproses (coba save ulang).
$nslookup -type=ns domainmu.com 8.8.8.8

ganti domainmu.com dengan domain aslimu β€” jawaban harus *.ns.cloudflare.com

Langkah 5 β€” Mengenal DNS record di dashboard Cloudflare

Setelah domain Active, buka menu DNS β†’ Records di dashboard Cloudflare. Di sinilah kamu menambah, mengubah, dan menghapus 'buku telepon' domain-mu. Record yang paling sering dipakai:

Tipe RecordFungsiContoh
AMengarahkan nama β†’ IP address (IPv4)domainmu.com β†’ 76.76.21.21
AAAASama seperti A, tapi untuk IPv6domainmu.com β†’ 2606:4700::1
CNAMEMengarahkan nama β†’ nama lain (alias)server.domainmu.com β†’ cname.vercel-dns.com
NSMenentukan nameserver otoritasdomainmu.com β†’ ana.ns.cloudflare.com
TXTTeks bebas (sering untuk verifikasi kepemilikan)domainmu.com β†’ "v=spf1 ..."
CAAMengatur siapa boleh menerbitkan SSL untuk domain inidomainmu.com β†’ 0 issue "pki.goog"

Cara menambah record: klik Add record β†’ pilih Type β†’ isi Name (subdomain atau @ untuk root) β†’ isi Value (IP atau target CNAME) β†’ pilih TTL (biarkan Auto) β†’ klik Save.

Fitur kunci: Proxy Status (Awan Oranye vs Abu-abu)

Di sebelah setiap DNS record, ada toggle awan berwarna. Ini fitur unik Cloudflare yang WAJIB kamu pahami β€” salah setting di sini adalah penyebab error #1 pemula:

StatusIkonTrafik lewatEfek
Proxied☁️ Awan OranyeUser β†’ Cloudflare β†’ ServerIP asli server tersembunyi. Dapat DDoS protection, CDN, caching, analytics, SSL Cloudflare. Tapi: Cloudflare yang meng-handle SSL, jadi setting SSL/TLS mode harus benar.
DNS Only☁️ Awan Abu-abuUser β†’ langsung ke ServerCloudflare hanya jadi DNS resolver biasa. IP asli server terekspos. Server harus handle SSL-nya sendiri (atau platform seperti Vercel yang handle).
Aturan emas: saat setup pertama kali, selalu mulai dengan DNS Only (abu-abu) sampai semua berfungsi. Baru setelah yakin jalan, aktifkan Proxied (oranye) jika ingin fitur Cloudflare. Ini menghindari 90% masalah SSL loop dan ERR_TOO_MANY_REDIRECTS.

Kapan pakai Proxied vs DNS Only?

  • Cloudflare Tunnel (VM server sendiri): record CNAME yang dibuat oleh cloudflared tunnel route dns otomatis Proxied β€” biarkan apa adanya, tunnel sudah di-design untuk ini.
  • Vercel / Netlify: mulai dengan DNS Only sampai SSL terbit. Jika ingin aktifkan Proxied nanti, SSL/TLS mode di Cloudflare harus diset ke Full (Strict) β€” bukan Flexible!
  • VPS dengan IP publik: A record ke IP VPS, Proxied menyembunyikan IP asli β€” bagus untuk keamanan.

βœ“ Tanda berhasil β€” centang kalau sudah kamu lihat/buktikan sendiri

Tombol β€œlanjut” terbuka setelah semua tercentang β€” bukan hukuman, tapi jaring pengaman: pastikan step ini benar-benar beres sebelum menumpuk step berikutnya di atasnya.

Lagi bermasalah?

Sudah ganti nameserver berjam-jam tapi belum Active

Propagasi DNS memang bertahap (cache global). Cek objektif dari terminal: nslookup -type=ns domainmu.com 8.8.8.8 β€” kalau jawaban sudah nama cloudflare, tinggal tunggu sisi Cloudflare-nya scan. Di atas 24 jam baru curiga ada typo saat menyalin. Coba juga: klik 'Re-check now' di dashboard Cloudflare untuk memaksa pengecekan ulang.

Registrar-ku tidak punya menu 'Custom Nameserver'

Beberapa registrar menyembunyikannya di menu lain: coba cari 'DNS Management', 'Name Server', atau 'NS Record'. Kalau benar-benar tidak ada (jarang terjadi), hubungi support registrar dan minta mereka mengubahnya secara manual β€” ini hak kamu sebagai pemilik domain.

Aku beli domain langsung di Cloudflare, perlu ganti nameserver?

TIDAK β€” kalau domain dibeli lewat Cloudflare Registrar, nameserver otomatis sudah Cloudflare. Kamu bisa langsung lanjut ke langkah berikutnya. Ini keuntungan utama beli domain di Cloudflare: satu pintu, tanpa ribet.

← Kenapa Butuh Cloudflare TunnelπŸ”’ Lanjut (checklist dulu)