β–šServer Journey

Bagian 2 β€” Networking VirtualBox Β· Langkah 11 dari 38

Setup Network Adapter

Praktek: ubah setting ke Bridged, lalu verifikasi VM dapat IP sendiri.

Langkah 1 β€” Ubah setting VirtualBox

  1. VM harus mati total (Powered Off, bukan Saved) β€” klik kanan VM β†’ Show β†’ Power Off jika perlu.
  2. Klik VM β†’ Settings β†’ Network.
  3. Adapter 1: centang *Enable Network Adapter*, pilih Attached to: Bridged Adapter.
  4. Name: pilih adapter WiFi/Ethernet laptopmu yang sedang dipakai untuk internet (misal Intel Wi-Fi 6..., jangan VirtualBox Host-Only Ethernet Adapter).
  5. OK, lalu Start VM.

Langkah 2 β€” Minta IP baru ke router

Setelah VM nyala, router DHCP akan memberi IP 'baru' untuk 'perangkat' VM ini. Kadang perlu memicu ulang: restart network agent, atau cukup reboot VM. Cek hasilnya:

$ip a

tampilkan semua interface & IP-nya

Cari interface utama (umumnya enp0s3 atau ens33 β€” BUKAN lo). IP Bridged terlihat seperti 192.168.1.x/24 β€” satu segment dengan IP laptopmu. Bandingkan: di PowerShell host jalankan ipconfig, keduanya harus sama-sama 192.168.1.x.

$ping -c 3 8.8.8.8

tes konektivitas internet dari VM

$ping -c 3 google.com

tes juga DNS β€” kalau IP bisa tapi nama gagal, masalahnya DNS

Langkah 3 β€” GUI tidak perlu dimatikan

Kamu mungkin membaca saran 'matikan tampilan grafis server demi performa'. Untuk VM belajar seperti punyamu, biarkan saja desktop Xubuntu tetap menyala β€” jauh lebih mudah diikuti. Server produksi sungguhan memang tanpa GUI, tapi semua command yang kamu ketik di sini tetap sama persis di sana.

βœ“ Tanda berhasil β€” centang kalau sudah kamu lihat/buktikan sendiri

Tombol β€œlanjut” terbuka setelah semua tercentang β€” bukan hukuman, tapi jaring pengaman: pastikan step ini benar-benar beres sebelum menumpuk step berikutnya di atasnya.

Lagi bermasalah?

ip a tidak menampilkan IP sama sekali (atau hanya 169.254.x.x)

DHCP tidak menjawab. Cek: (1) salah pilih Name adapter? harus adapter yang benar-benar online. (2) Jaringan kampus/kantor sering blokir β€” solusinya mode Host-only + NAT: Settings β†’ Adapter 1 = Host-only (Name: VirtualBox Host-Only Ethernet Adapter), Adapter 2 = NAT; di guest jalankan sudo dhclient enp0s8 untuk interface host-only. (3) Cabut-pasang: sudo ip link set enp0s3 down && sudo ip link set enp0s3 up.

Bisa ping IP tapi tidak bisa buka website

Masalah DNS. Cek cat /etc/resolv.conf β€” harus ada nameserver (misal 1.1.1.1). Kalau kosong/rusak: sudo resolvectl atau set DNS di Netplan. Cara cepat tes: ping -c 3 1.1.1.1 (harus bisa) lalu nslookup google.com.

IP VM berubah tiap hari, SSH jadi sering gagal

Normal β€” DHCP memberi IP 'sewa'. Solusi paling benar: di router, kunci IP berdasarkan MAC VM (menu DHCP binding; cek MAC di ip a baris link/ether). Cara sederhana yang sah untuk belajar: biasakan cek ip a dulu sebelum SSH, atau pakai mode Host-only (IP-nya jarang berubah).

← Konsep Networking VirtualBoxπŸ”’ Lanjut (checklist dulu)